Polda Sumsel Pastikan Keamanan Jumat Agung di Bumi Sriwijaya dengan Kerahan 2.425 Personel.

Polda Sumsel Pastikan Keamanan Jumat Agung di Bumi Sriwijaya dengan Kerahan 2.425 Personel.

PALEMBANG – Guna menjamin kekhusyukan umat Kristiani dalam memperingati rangkaian Paskah, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar operasi pengamanan skala besar di seluruh penjuru wilayah "Bumi Sriwijaya". Sebanyak 2.671 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal ketat jalannya ibadah Jumat Agung yang berlangsung serentak di 17 kabupaten dan kota.

Kekuatan pengamanan ini merupakan kolaborasi solid yang terdiri atas 2.425 anggota Polri dan didukung penuh oleh 246 prajurit TNI. Seluruh personel disebar secara strategis untuk menjaga 404 titik gereja, memastikan setiap jemaat dapat beribadah dengan perasaan aman tanpa kekhawatiran akan gangguan keamanan.

Pemantauan Langsung di Garis Depan

Pada Jumat (4/4/2026), para pimpinan kepolisian di tingkat wilayah turun langsung ke lapangan guna memastikan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan berjalan tanpa celah:

  • Kota Palembang: Kapolrestabes Palembang, Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan, meninjau langsung situasi di dua lokasi ikonik, yakni Gereja Santo Yoseph dan Gereja Katedral Santa Maria. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan setiap aspek teknis, mulai dari pemeriksaan area hingga pengaturan arus lalu lintas, berada dalam kondisi optimal.

  • Kabupaten Banyuasin: Langkah preventif serupa diambil oleh Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino. Ia melakukan penyisiran ke sejumlah rumah ibadah yang tersebar mulai dari Kelurahan Seterio hingga wilayah Kecamatan Betung.

  • Kabupaten Musi Rawas: Di wilayah Tugumulyo, Kapolres AKBP Agung Adhitya Pranata memimpin langsung personelnya di lapangan. Kehadiran pimpinan di tengah jemaat ini diharapkan mampu memberikan ketenangan psikologis bagi masyarakat yang sedang beribadah.

Menutup Celah Gangguan Kamtibmas

Pihak Polda Sumsel menegaskan bahwa skala pengamanan kali ini tidak hanya terpusat di kota-kota besar, melainkan terdistribusi secara merata ke seluruh pelosok Sumatera Selatan. Strategi ini diambil untuk memetakan dan meminimalisir segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Skala pengamanan ini terdistribusi secara merata di berbagai wilayah hukum untuk memastikan tidak ada celah sedikit pun bagi gangguan kamtibmas," tegas rilis resmi dari Polda Sumsel.

Langkah pengamanan ekstra ini menjadi bukti nyata komitmen aparat keamanan dalam menjaga toleransi beragama dan stabilitas wilayah di tengah dinamika keamanan nasional. Dengan pengawalan ketat ini, rangkaian ibadah Jumat Agung di Sumatera Selatan diharapkan dapat berlangsung damai, khidmat, dan lancar hingga perayaan Paskah mendatang.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year